jasa influencer

5 Hal yang Perlu Dipastikan saat Menggunakan Jasa Influencer

Influencer terbukti dapat menaikkan pembelian produk, makanya banyak pengusaha yang menggunakan jasa influencer untuk memasarkan produknya. Influencer  memiliki  banyak followers yang di antaranya pasti aktif berinteraksi dengan influencer melalui media sosial. Apa yang disampaikan oleh influencer  bisa mempengaruhi sikap dan pengambilan keputusan para pengikutnya saat ingin membeli barang.

Mendapatkan jasa influencer tidaklah sulit. Anda bisa dengan mudah menemukan mereka di media sosial. Atau bisa juga dengan menghubungi agensi yang bantu me-manage mereka. Anda hanya tinggal pilih jasa influencer yang sesuai dan siapa influencer yang ingin anda ajak bekerjasama. Tapi sebelum memilih, setidaknya 5 hal ini perlu ada pastikan saat ingin menggunakan jasa influencer.

Pertimbangkan Budget

Ilustrasi: freepik.com

Hal pertama adalah budget. Cari tahu daftar harga dari jasa influencer. Dari mulai micro influencer, selebgram,  sampai vlogger. Setelah mengetahui kisaran harganya Anda  mulai bisa memperkirakan kebutuhan budget yang harus dikeluarkan. Tapi perlu diingat yang membuat pemasaran berhasil bukanlah budget yang besar. Anda tetap bisa mendapatkan hasil marketing yang bagus jika tahu bagaimana menggunakan budget yang ada  se efektif mungkin. Walaupun biaya terbatas tapi jika strategi yang dipilih bagus maka hasilnya juga bisa bagus. Begitu juga sebaliknya jika berani mengeluarkan biaya yang besar tapi tidak dibarengi dengan strategi yang  jelas ada kemungkinan tidak berhasil dan ujungnya Anda jadi rugi besar.

Jika  belum memiliki budget besar,  Anda  bisa menggunakan jasa micro influencer . Mereka adalah influencer yang memiliki followers di bawah 10.000. Jumlah pengikut yang tidak sebanyak influencer ternama lainnya bukan berarti hasilnya tidak bisa efektif. Justru sebuah studi menujukkan bahwa kemungkinan konsumen membeli produk dari rekomendasi micro influencer bisa mencapai 82%. Itu karena micro influencer memiliki pengikut yang cenderung spesifik pada topik (niche) tertentu . Konten yang diangkat pun dibuat sesuai dan relevan dengan followers-nya. Sehingga tingkat engagement (keterikatan) dengan para followers jadi lebih tinggi.

Miliki Tujuan dan Target  yang Jelas untuk Campaign yang Ingin Dijalankan

Ilustrasi: freepik.com

Sebelum menggunakan jasa influncer, Anda harus pastikan tujuan dari pemasaran atau campaign yang ingin dibuat. Apa yang menjadi goal mu? Meningkatkan reach (jangkauan audience), meningkatkan engagement dengan jumlah like, comment dan lead. Atau ingin mendapatkan conversion, dimana konsumen langsung membeli produk Anda. Tujuan yang jelas ini akan membantu Anda menyusun startegi campaign-nya

Selain itu Anda juga harus  tahu seperti apa taget audience  dari produk Anda. Dilihat dari aspek demografi seperti : jenis kelamin, usia, lokasi, profesi, tingkat ekonomi. Sampai aspek psikografisnya juga perlu diperhatikan seperti: hobi, ketertarikan (interest), motivasi, kebiasaan dan lain sebagainya. Setelah melakukan analisa maka langkah selanjutnya adalah membuat buyer persona.  Buyer persona adalah representasi semi-fictional dari customer yang ideal bagi produk anda. Dibuat berdasarkan market research dan hard data dari aspek demografi dan psikografi tadi.

Mengetahui seperti apa tujuan dan target audience-nya, akan mempermudah Anda  menemukan jasa  influencer yang tepat. Dan influencer pun akan lebih mudah untuk mengerjakan project-nya.

Baca juga: Mengenal Audiens Mu Lebih Dekat

Lakukan Riset Dan Cek Profil Influencer

Ilustrasi: freepik.com

Buatlah daftar jasa influencer yang potensial, kumpulkan secukupnya lalu periksa profil dari para influencer. Karena meng-hire jasa influencer tidak sesederhana menemukan influencer bagus lalu mengontaknya. Jika ingin campaign unruk brand Anda sukses maka temukan influencer yang tepat. Tidak ada salahnya memberikan usaha lebih untuk melalukan riset secara mendalam pada profil dan digital habit mereka. Seperti jenis konten yang biasa mereka buat, jumlah postingan dalam seminggu, engagement-nya. Setelah memeriksa secara menyeluruh Anda pasti mulai menyadari beberapa influencer  ternyata  tidak cocok untuk merepresentasikan brand, atau pengikutnya bukan target audience dari brand Anda. Dan sebagian yang lain ternyata sudah di-hire oleh kompetitor mu.

Anda juga perlu memastikan bagaimana kinerja influencer selama ini. Mengecek kredibilatas mereka melalui berbagai project  yang pernah mereka kerjakan sebelumnya. Seorang influencer yang profesional pasti menyimpan portofolio hasil pekerjaan mereka. Mintalah portofolio itu pada mereka. Jika tida ada minta statistik dan daftar brand yang pernah mereka handle. Selain untuk melihat hasil pekerjaann sebelumnya, hal ini juga akan membantu Anda mencari tahu apakah influencer tersebut pernah bekerjasama dengan kompetitor, atau berpartisipasi dalam campaign yang isinya berlawanan dengan  core value brand Anda.

Temukan Influencer yang bisa menyukai Brand Anda

Ilustrasi: freepik.com

“…hiring an influencer is more about feeling than numbers”   

 (antevenio.com)

Temukan influencer yang bisa menyukai brand Anda. Disamping mempertimbangkan potensi reach dan engagement-nya.  Jika influencer  menyukai brand  Anda maka mereka bisa membuat konten yang lebih kreatif. Karena akan lebih mudah bagi mereka membuat konten dari sesuatu yang memang mereka sukai. Selain itu konten akan terasa lebih otentik dan jujur saat di-review oleh influencer. Itulah kenapa melakukan riset di awal sangat penting. Melalui hasilt riset juga Anda bisa lebih mudah menemukan influencer yang sesuai dan tertarik dengan produk mu.

Jika audience melihat penyampaian yang lebih natural, meyakinkan dan kredibel dari influencer, maka kemungkinan audience  bisa terhubung dengan brand Anda jadi lebih besar. Bukan hanya itu. Kelebihan dari menemukan jasa influencer yang menyukai brand Anda ialah terbangunnya hubungan yang baik dengan influencer.  Apabila campaign berjalan baik, tidak menutup kemungkinan anda bisa bekerjasama lagi dengan influencer tersebut.

Baca juga: Tips Meningkatkan Brand Awareness, agar Bisnis Mu bisa Dikenal Banyak Orang

Berikan Keleluasan Bagi Influencer untuk Membuat Konten Se-Kreatif dan Se-Menarik Mungkin

Ilustrasi: freepik.com

Terlalu membatasi atau mengatur influencer akan menghambat kreasi konten. Anda tidak perlu mengatur sampai hal-hal teknisnya, cukup sampaikan goal dari campaign dan gambaran brand Anda, lalu biarkan influencer mempresentasikannya melalui konten kreatif. Influencer lebih memahami bagaimana followers mereka dibanding Anda. Jadi berikan kebebasan bagi para influencer untuk membuat konten se kreatif mungkin.

Tapi bukan berarti Anda lepas kontrol. Sebagai pemilik brand Anda punya prerogratif untuk memastikan campaign bisa berjalan sesuai dengan yang sudah disepakati di awal. Anda tetap harus mengikuti perkembangan campaign dan cek bagaimana engagement-nya. Maka sebaiknya pastikan komunikasi dua arah antara Anda dan jasa influencer bisa terbangun dan terjaga dengan baik. Jika diperlukan buat surat kontrak atau perjanjian kerja sama sebagai acuan bagia kedua belah pihak selama masa campaign.

Menggunakan jasa influencer menjadi strategi para pemilik brand dan perusahaan untuk memasarkan produk mereka. Disamping strategi content marketing secara organik dan pemasangan ads di media sosial. Menemukan influencer yang tepat bisa memberikan keuntungan bagi brand untuk mendapatkan banyak audience  baru yang potensial. Serta bisa semakin meyakinkan audience yang sudah mengetahui brand Anda dan merubah mereka menjadi pelanggan . Maka melakukan persiapan dan perhitungan yang matang saat memilih jasa influencer menjadi hal penting yang tidak boleh dihiraukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat