content marketing

Ceritakan Brand mu Lewat Content Marketing

Content marketing adalah salah satu startegi yang cocok untuk mengenalkan audience tentang brand milik Anda, sekaligus mengedukasi mereka. Bagaimana startegi ini bekerja? Cara kerjanya sama seperti bercerita (story telling). Tidak seperti taktik promosi umum yang langsung mengenalkan produk, menawarkannya pada customer dan mengajak mereka untuk membeli.  Content Marketing tidak selalu menyeru para konsumen melakukan pembelian setiap saat.

Dikutip dari Hub spot, content marketing  adalah sebuah proses dari mulai perencanaan, distribusi, membagikan dan menerbitkan konten untuk menjangkau target audience. Content Marketing dapat mendorong faktor seperti brand awareness, sales, reach, interactions, dan loyalty.

Sedangkan menurut Neil Patel content marketing  ialah startegi jangka panjang  yang fokus pada membangun sebuah hubungan kuat terhadap target audience dengan memberikan mereka konten berkualitas yang sangat relevan dengan diri mereka  dan dilakukan secara konsisten.

Dari kedua pengertian tersebut  dapat disimpulkan bahwa content marketing merupakan startegi pemasaran jangka panjang. Di dalamnya meliputi proses perencanaan sampai publikasi, yang berguna untuk menjangkau target audience dengan membagikan konten yang relevan secara konsisten. Mendorong terciptanya brand awareness, interaksi, sampai terjadinya  conversion. Lalu pada tahapan selanjutnya mampu membangun hubungan kuat antara brand dengan target audience.

Apa tujuan akhir dari marketing jika bukan mendatangkan customer? Namun memberi tahu mereka secara langsun dengan cara-cara pemasaran yang hard sellingtidak akan selalu berhasil.  Konsumen akan cenderung tidak memberi perhatian jika mereka tidak mengenal dengan baik brand Anda. Tom Fishburne dari Marketoonist juga mengatakan “The best marketing doesn’t feel like marketing,”. Maka dari itu mulailah dari menceritakan brand mu kepada khalayak.

The Golden Circle  Why-How-What

Model The Golden Circle dari Simon Sinek, sumber: simonsinek.com

Pada tahapan apa Anda merasa sudah dekat dengan orang lain? Saat awal bertemu pasti masih terasa canggung dan asing karena belum saling mengenal. Tapi setelah mulai berbicara dan berbagi cerita Anda akan mulai merasa terhubung dengan orang tersebut. Begitu juga dengan brand. Cara agar mendekatkan brand dengan konsumen ialah membagikan cerita tentang merek milik Anda agar konsumen merasa terhubung dengan brand.

Sebuah teori dari Simon Sinek bisa membantu Anda memahami bagaimana menggaet perhatian dan loyalitas konsumen pada brand Anda menggunakan konten. Teori tersebut dinamai The Golden Circle. Pernyataan dari teori ini adalah Start with why (mulai dengan kenapa). Kebanyakan merek mengenalkan diri mereka dengan  ‘what’, apa yang mereka miliki kemudian ‘how’, bagaimana suatu produk bekerja, terakhir baru mereka memberikan ‘why’, kenapa Anda harus membelinya. The Golden Circle menunjukkan cara berpikir yang terbalik.

Sinek menemukan bahwa hampir semua brand ternama berhasil karena mereka melakukan pola yang sama yaitu memulai dengan pernyatan ‘why’. Terlebih dahulu memberikan alasan kenapa orang mesti menggunakan produk yang Anda punya. Menyampaikan tujuan, value, membagikan alasan kenapa hal atau isu yang Anda angkat melalui keberadaan brand itu penting. Menjelaskan kenapa produk Anda memang diperuntukan bagi mereka para target audience. Baru setelahnya Anda mulai menjelaskan how, bagaimana produk Anda digunakan, fitur yang dimiliki, kelebihan yang ditawarkan atau terobosan baru yang ingin Anda gaungkan. Lalu nyatakan what, apa sebenarnya brand Anda ini, namanya, warnanya, varian yang Anda miliki.

“People don’t buy what you do, they buy why you do it.”

Simon Sinek

Maka coba ingat kembali latar belakang berdirinya brand Anda. Alasan Anda membuat inovasi untuk memenuhi kebutuhan. Semangat yang membuat Anda dan tim membuat produk atau layanan dan ingin menawarkannya pada khalayak. Ketika Anda berbicara dengan poin why dan how Anda berkomunikasi dengan perasaan dan berhubungan dengan perilaku manusia. Pesan jadi lebih mudah diterima saat Anda menyampaikannya dengan gaya story telling.

Kelihatannya begitu banyak hal yang perlu disampaikan jika dimulai dengan why? Tenang. Anda punya banyak waktu untuk menceritakan tentang brand. Ingat content marketing adalah starategi jangka panjang, jadi Anda melakukannya tidak hanya di awal saja atau saat meluncurkan produk baru. Anda bisa sampaikan sepanjang waktu. Karena yang dimaksud oleh Sinek adalah memunculkan value brand ketimbang rupanya saja, agar orang peduli dan mau mengenal brand Anda.

Sampaikan cerita milik brand Anda melalui konten menarik. Kini caranya lebih mudah karena di masa sekarang untuk menyampaikan pesan bisa dalam berbagai bentuk dan sudah terdapat saluran yang beragam juga, khusunya media online. Jadi tidak terbatas pada media cetak, televisi dan media iklan outdoor.

Saluran dan Bentuk Konten

Ada tiga kategori besar dimana Anda bisa menaruh content marketing : online, offline dan hybrid (online dan offline). Tergantung pada, siapa yang menjadi customer, jenis produk atau pelayanan, dan goal dari setiap kegiatan pemasaran yang dilakukan. Selain itu ada satu hal penting yang tidak boleh terlupakan yaitu budget.

Saluran yang tersedia pun banyak untuk setiap kategorinya:

Cari tahu bagaimana kelebihan dan kekurangan dari setiap jenis saluran di atas. Temukan saluran mana yang cocok untuk promosi brand Anda. Dan tetap pastikan sesuai dengan dana yang Anda miliki. Tentu Anda tidak mungkin langsung memasang iklan di TV jika tidak memiliki anggarannya. Atau tidak mungkin menggunakan SEO dan SEM apabila website belum rampung dibuat.

Contohnya:

Anda pemilik bisnis jasa gudang online, dengan target audience pemilik usaha kecil atau UMKM. Baru tersedia di wilayah Bandung saja. Maka jenis saluran yang perlu anda gunakan yang pertama tentulah website karena bisnis Anda berjalan secara online. Website menjadi dasar semua kebutuhan pemasaran secara online. Setelah itu Anda bisa membuat akun sosial media dan membuat My Google Business untuk meningkatkan SEO lokal, agar bisnis Anda mudah ditemukan para pemilik bisnis UMKM di wilayah Bandung.

Anda juga bisa menggunakan pemasaran secara offline dengan memasang Billboard pada lokasi-lokasi startegis di Bandung serta print Ads yang dipasang di medium lain. Seperti di transportasi publik, tempat umum, dan membuat merchandise (kaos, jam dinding, topi, dsb). Selanjutnya Anda bisa menambahkan jenis saluran lain untuk tujuan pemasaran yang baru.

Daftar jenis konten, sumber: neilpatel.com

Setelah tahu saluran mana yang akan dipakai, maka langkah selanjutnya adalah membuat konten untuk setiap media. Ada banyak pilihan bentuk konten yang bisa Anda dan tim buat. Tidak harus membuat semua. Cukup pilih jenis konten yang dirasa efektif untuk menarik perhatian konsumen.

Contohnya:

Setelah Anda memiliki website dan akun sosial media maka selanjutnya ialah mengisi konten website dengan company profile, kontak, foto-foto dan artikel secara berkala. Lalu untuk media sosialnya Anda bisa mengisinya dengan konten yang lebih interaktif selain foto produk seperti inforgrafis, kartun atau ilustrasi, quotes, memes, video, testimoni dan studi kasus. Sesekali Anda bisa membuat kuis berhadiah atau memberikan pengumuman give away agar interaksi akun brand Anda dengan para follower meningkat. Ini juga bisa membantu menambah jumlah followers.

Setelah mengetahui kekuatan dari content marketing, kini saatnya Anda mulai membuat strategi pemasaran dengan cara membagikan konten yang menarik, bermanfaat dan yang terpenting membangun kedekatan target audience dengan brand. Lakukan secara serius dengan persiapan yang matang karena pemilik brand lain juga melakukan hal serupa. Entah itu merek yang sudah besar atau jenis usaha yang baru dirintis.  Anda akan bersaing dengan banyak brand untuk  bisa dilihat oleh audience. Persaingan content marketing sangat ketat terlebih di era infomasi sekarang. Untuk bisa terekspos dan menonjol dari para kompetitor, perusahaan seringkali membentuk tim khusus untuk menyusun strategi pemasaran atau menggunakan jasa social media management dari luar perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat