word of mouth marketing

Contoh Sukses Word Of Mouth Marketing

“When you say it, it’s marketing. When they say it, it’s social proof.”

Andy Crestodina

Word of Mouth Marketing, salah satu strategi pemasaran yang lebih dikenal dengan istilah “dari mulut ke mulut”, yaitu ketika suatu barang atau jasa diketahui oleh banyak orang berkat pembicaraan para konsumen. Melalui bentuk testimoni dan rekomendasi para pengguna barang atau jasa membicarakannya bersama dengan teman dan keluarga. Efeknya orang lain yang belum menjadi konsumen akan terpapar informasi tentang brand dan akhirnya bisa mempengaruhi mereka untuk menggunakan produk yang sama.

Word of mouth marketing bisa menjadi cara promosi yang jujur dan mampu membangun kepercayaan konsumen terhadap brand bahkan mendatangkan calon-calon pelanggan yang prospektif. Brand akan mendapatkan keuntungan besar, bisa lebih besar dari memasang iklan pada umumnya. Karena seringkali orang akan cenderung lebih memilih produk atau jasa yang telah direkomendasikan oleh orang lain atau yang sedang ramai diperbincangkan. Lebih lanjut lagi tentang word of mouth marketing bisa dibaca di sini

Seperti apa keuntungan dari keberhasilan word of mouth marketing terhadap brand? Berikut beberapa contoh brand yang mendapatkan keuntungan dari word of mouth marketing

Odading Mang Oleh

sumber: correcto.id

Jajanan khas Bandung yang dikenal dengan nama Odading mendadak terkenal dan viral setelah di-review oleh warga lokal yang juga ikut tenar dalam sekejap. Menyebut dirinya dengan nama Ade Londok, melalui video singkat Ade mempromosikan odading Mang Sholeh (oleh) dengan gaya bahasa nyeleneh namun tetap percaya diri bak influencer ternama. Video review-nya itu menyebar di media sosial dan menarik banyak perhatian orang termasuk Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Panganan ringan yang dijajakan di atas roda di sekitar Jalan Baranangsiang, Kosambi kota Bandung ini mendadak terkenal dan mendapatkan keuntungan besar.

Orang-orang yang berasal dari berbagai tempat datang membeli Odading Mang Oleh karena penasaran dengan jajanan yang satu ini. Sebelum viral, omzet per hari sekitar Rp 700.000, namun setelah terkenal omzet yang didapatkan bisa mencapai Rp 2,8 juta per hari. Adonan yang dibuat untuk bahan pembuatan odading dan Cakue awalnya hanya 30 hingga 40 kg per hari, setelah di-endorse oleh Ade Londok, penjual harus menyiapkan adonanan sampai 100 kg atau satu kuintal per hari. Keuntungan besar ini didapat dari sebuah video pendek, singkat dan sederhana dari warga lokal yang tanpa mereka sadari malah jadi terkenal.

Ade tentu tidak merencanakan video buatannya bisa menyebar luas seperti itu. Keberhasilan Ade londok bisa dikarenakan beberapa faktor. Pertama adala konten unik yang berhasil menarik perhatian audience. Dibuat di Tiktok platform media sosial yang sedang banyak digandrungi orang. Jadinya konten unik tersebut cepat dikenal dan dibagikan oleh netizen sendiri. Alasan pendukung lain karena kejadian ini terjadi di masa pandemi ketika semua orang jadi memiliki waktu lebih untuk menggunakan gawai mereka dan konten-konten menghibur jadi lebih mudah untuk dikenali.

Burger King

Sumber: @burgerkingid

Di masa pandemi ketika semua berusaha mempertahankan penjualan, Burger King malah mengagetkan netizen dengan mengeluarkan pernyataan untuk membeli makanan dari kedai fast food lain yang jelas-jelas adalah para kompetitor. Berawal dari sebuah postingan di Instagram dengan judul yang akan membuat netizen mengerutkan dahi, “Pesanlah dari Mc Donald’s”. Dalam campaign yang dipublikasikan 4 November 2020 Burger King mengajak masyarakat untuk memesan ke berbagai gerai makanan terkenal lain seperti Mc Donald’s, Flip Burger, Wendy’s, Pizza Hut, Domino’s Pizza, KFC, CFC hingga warteg.

Maksud dari Burger King  juga disampaikan dalam kiriman tersebut, yaitu mereka ingin menyuarakan ajakan untuk membantu bisnis makanan agar tetap bisa bertahan dalam masa pandemi. Pesan sosial ini bertujuan untuk mengajak pembeli memesan secara online atau drive thru karena semua karyawan membutuhkan para pembeli untuk tetap bertahan. Burger King secara sengaja menyebut berbagai merek di dalam kampanyenya, memberitahu masyarakat bahwa bisnis FnB juga terpukul karena terkena imbas dari pandemi.

Campaign ini berhasil menarik perhatian banyak orang dan menghasilkan engagement yang tinggi, Hingga tulisan ini dibuat jumlah like mencapai 349 ribu  dan membuat 13 ribu komentar muncul dari berbagai kalangan termasuk para figur publik. Kontennya memang dibuat secara sengaja oleh Burger King namun dampak setelahnya yang membuat word of mouth marketing terjadi. Orang-orang mulai memberikan respon, menuliskan komentar yang beragam sampai membagikannya di akun pribadi mereka. Orang yang tidak mengikuti Burger King jadi ikut penasaran dan kemudian melakukan hal yang sama. Terus terjadi hingga campaign ini menjadi topik pembicaraan seharian. 

Ms Glow

Sumber: @msglowbeauty

Produk kecantikan dari dalam negeri yang dijual secara online ini pertama hadir pada tahun 2013 dengan produk, skin care dan body care. Untuk mengembangkan pemasaran, promosi secara online saja dirasa tidak cukup. Founder dari Ms Glow, Shandy Purnamasari kemudian mencoba perpaduan startegi dengan cara online dan offline. Ia mulai menawarkan para pembeli loyalnya untuk menjadi reseller. Startegi omnichannel ini diimplementasikan selama beberapa tahun terakhir. Hasilnya kini lebih dari 2 juta produk MS Glow terjual setiap bulannya. Dengan reseller yang sudah mencapai 3 ribu orang.

Tak sampai disitu, MS Glow juga berani menggandeng artis ibu kota untuk menjadi brand ambassador, tidak hanya satu ada beberapa artis dan public figure yang mempromosikan produk. MS Glow juga menggaet influencer tingkat mikro karena dirasa memiliki enggagement yang lebih tinggi dengan para pengikutnya. Apa yang dilakukan Ms Glow ini adalah startegi word of mouth marketing yang masif. Ms Glow tidak menjaga konsumen dengan cara memberikan penawaran menarik saja, tapi mengajak mereka menjadi bagian dari penjualan. Sebuah brand tidak akan melakukan hal tersebut jika tidak yakin dengan kualitas produknya. Itulah kenapa menjaga kualitas produk dan melakukan inovasi penting dilakukan dan akan sangat berpengaruh dalam pemasaran word of mouth

Shandy mengakui keberhasilan brand miliknya karena ia berupaya menghadirkan produk dengan menawarkan nilai lebih bagi konsumen. Menawarkan hal yang berbeda dari produk kompetitor sehingga membuat konsumen datang kembali dan lagi.  Ditambah MS Glow juga menggunakan jasa influencer dari kalangan artis yang pastinya memiliki pengikut setia. Rekomendasi yang diberikan atau hasil review produk dari para influencer ini akan menarik perhatian konsumen baru dengan target pasar yang beragam. Kini mereka memiliki produk dengan segmen pasar yang berbeda. Bukan hanya kalangan wanita, MS Glow berinovasi dengan membuat lini produk bagi laki-laki dan anak-anak. Membuat produk kosmetik dan kini memiliki 9 klinik kecantikan di berbagai kota.

Donat Indomie Goreng

Sumber: @donutpapi

Pada tahun 2018 sempat viral makanan hasil kreasi dari Indomie goreng yang dibuat dalam bentuk donat. Menu unik ini pertama kali ramai setelah muncul di Australia. Melalui unggahan Instagram @donatpapi dan @indomieau mengenalkan donat Indomie goreng lengkap dengan bungkusnya. Ternyata donat indomie ini adalah campaign dari sebuah kedai donat asal Australia, bekerjasama dengan Indomie Australia dengan menu bernama May-goreng. Dijual terbatas pada 25-27 mei 2018.

Meski berawal dari campaign di Australia, menu unik ini sampai ke Indonesia dan membuat masyarakat kita ramai membicarakannya di internet. Kreasi donat berbahan Indomie berhasil memancing banyak perhatian netizen Indonesia sebagai negara asal brand Indomie. Semenjak itu video cara memasak donat Indomie bermunculan di Instagram, dipraktikan oleh banyak orang sampai ada yang menjadikannya peluang usaha.

Kenapa bisa sampai meledak di Indonesia?  Pertama karena panganan ini unik dan belum pernah ada yang membuat kreasi ini sebelumnya. Juga karena terbuat dari produk yang sangat dekat dengan masyarakat luas khususnya di Indonesia. Anda pasti setuju kalau indomie ini adalah produk sejuta umat. Kedua dikarenakan para pembuat konten masak di sosial media saling berlomba  mengunggah resep membuatnya, sebab banyak dari masyarakat indonesia yang penasaran dengan cara pembuatannya. Terakhir pemberian nama yang langsung menggunakan nama brand, sehingga mudah dikenali oleh konsumen. Keuntungan ini berimbas pada produk Indomie yang ada di Indonesia dan semakin menguatkan brand positioning Indomie sebagai merek mie instan pada level internasional.   

Es Kepal Milo

sumber: @dad_dish

Satu lagi kuliner khas hasil inovasi yang juga viral di tahun 2018 yaitu es kepal milo. Es serut yang dilumuri milo kental ditambah aneka topping ini awalnya muncul di Malaysia. Penggagasnya adalah pasangan pengusaha minuman ringan Saed Lamin dan Shariah Hashim di gerai miliknya yang bernama “Gerai Ais Kepal Milo Tok Abah” di Kuala Kangsar, Malaysia. Minuman ini sempat ramai di Malyasia pada tahun 2017 setelah video penyajian ais kepal milo diunggah ke Youtube oleh pengunjung gerai. Lantas pengusaha dari Yogyakarta Indonesia yang melihat video tersebut memutuskan memulai usaha yang serupa.

Mereka adalah pasangan pengusaha Danang Arryo Dempo Wiguno dan Rara yang mengadopsi menu es kepal milo dan membuka usaha kecil-kecilan di kaki lima. Awalnya pembeli mereka hanya anak-anak dari lingkungan sekitar, namun setelah seorang food blogger asal Yogyakarta  memosting foto es kepal milo di instagram, warganet dan media pun mulai ramai membicarakannya. Lama-kelamaan penjual es kepal milo muncul di berbagai tempat di Indonesia. Sangat mudah untuk menemukannya. Kala itu kemanapun kita pergi, kita bisa menemukan penjual minuman khas ini.

Apa yang terjadi dengan es kepal Milo tidak jauh berbeda dengan merebaknya donat indomie dari Australia. Untuk produk Milo sendiri, mereknya sudah cukup dikenal oleh masyarakat sehingga mudah untuk menarik perhatian pembeli. Kemudian faktor pemikat lain karena Milo hadir dalam bentuk penyajian yang berbeda. Setelah itu media sosial pun memainkan perannya. Sebagai saluran yang digunakan  untuk mengenalkan produk ke khalayak yang lebih luas.

Kita bisa melihat bagaimana kehadiran media sosial, youtube, dan blog atau platform online apapun membantu terjadinya word of mouth marketing. Kuncinya adalah bagaimana para pengusaha bisa berinovasi, menawarkan hal berbeda, dan memanfaatkan semaksimal mungkin platform online. Karena kini media sosial menjadi ruang publik baru tempat semua orang membicarakan banyak hal dari mulai makanan, pakaian, kosmetik, hiburan dan lain sebagainya

Poin menonjol lain yang membuat pemasaran produk-produk di atas berhasil adalah adanya inovasi dan kreatifitas dari pengagas yang berhasil menarik perhatian khalayak. Entah inovasi dalam bentuk produk, pesan yang ingin disampaikan atau cara pemasaran yang unik. Ditambah kualitas baik dari setiap produk yang semakin membuat pembeli percaya dan akhirnya memberikan rekomendasi kepada orang-orang di sekitarnya untuk mencoba produk yang serupa.  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat