transformasi bisnis

Transformasi Bisnis ke Digital? Ini 5 hal yang Perlu Kamu Persiapkan

Solusi agar bisnis Anda bisa terus berjalan di masa pandemi ialah dengan cara transformasi bisnis Anda ke digital. Bukan hanya untuk bertahan, mendigitalisasikan bisnis juga memberikan manfaat jangka panjang. Karena perkembangan teknologi akan terus terjadi, maka para pelaku usaha seharusnya tidak perlu ragu mengkuti perubahan di era digital ini.

Untuk transformasi bisnis ke digital ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan. Karena berbisnis secara digital berbeda dari berjualan secara offline. Anda perlu memahami bagaimana cara mempromosikan produk, bagaimana cara menawarkannya pada pembeli, cara menarik calon pembeli untuk menjadi pelanggan tetap Anda dan lain sebagainya.

Commpass Digital sudah merangkum 5 hal yang perlu dipersiapkan jika ingin memulai transformasi bisnis ke digital.

Membuat Konten Online

sumber: freepik.com

Langkah awal adalah pastikan Anda memiliki akun bisnis di jejaring media sosial. Seperti Facebook, Instagram, Twitter, Whatsapp dan Line. Selanjutnya posting foto-foto produk Anda agar bisa diliat oleh calon konsumen. Berikan informasi yang jelas tentang fitur produk, varian, harga dan cara memesan.  Tapi Anda tidak boleh hanya mem-posting foto-foto produk untuk jualan saja. Buat juga  konten menarik selain dari promosi barang. Bangun identitas brand Anda dan buatlah banyak konten yang bermanfaat dan beragam. Hal ini akan menarik lebih banyak lagi followers yang nantinya bisa menjadi pelanggan setia dari brand Anda.

Jual Produkmu di Marketpalce

sumber: freepik.com

Selain aktif di media sosial Anda bisa memanfaatkan marketplace sebagai tempat untuk menawarkan produk. Berbeda dengan media sosial, marketplace bisa Anda fokuskan untuk menjual produk dengan startegi penjualan yang Anda susun. Misalnya memberikan promo, bonus, giveaway, dan flash sale. Pastikan Anda juga memberikan informasi yang cukup tentang toko milik Anda, deskripsi produk, foto produk yang jelas, testimoni customer, serta pastikan untuk selalu fast respon ketika ada calon pembeli yang bertanya  dan membeli barang.

Tetap Ikuti Tren dan Tawarkan yang Pembeli Butuhkan

sumber: freepik.com

Berjualan secara online terbilang cukup kompetitif, tak jauh berbeda dengan berjualan secara offline. Ada banyak penjual lain yang menawarkan produk yang sama dengan Anda. Maka dari itu tunjukan apa yang membuat produk Anda berbeda dengan milik kompetitor. Rajin mengikuti perkembangan tren dan tawarkan apa yang calon pembeli butuhkan. Untuk hal ini Anda betul-betul harus memahami seperti apa target customer dari brand Anda. Caranya dengan melakukan riset pasar dan rajin berinteraksi dengan customer melalui berbagai platform yang Anda miliki.

Pasang Iklan Secara Online

sumber: freepik.com

Anda juga bisa memasang iklan secara online. Pemasangan iklan ini bertujuan agar informasi tentang brand Anda menjangkau lebih banyak lagi pengguna internet. Anda bisa memasang iklan di Google dan media sosial lainnya. Pastikan dulu, kira-kira dimana calon customer Anda berada. Apa lebih banyak menggunakan Facebook, Instagram atau Twitter. Misalnya jika target market dari brand Anda lebih banyak di Facebook, Anda bisa memasang Facebook Ads. Ketika memasang ads ada banyak data yang perlu diisi dan pilihan fitur yang disesuaikan dengan target penjualan. Jika tahu bagaimana mengoptimalkan pemasangan ads hasil timbal balik dari penayangan ads akan sangat terasa. Pemasangan ads memang cukup teknis, makanya tak jarang pelaku usaha meminta bantuan tim digital marketing untuk mengelola nya.

Baca juga: Hindari 6 Kesalahan Jualan Online Ini Jika Tak Ingin Bangkrut di Tahun Pertama

Mengikuti Pelatihan 

sumber: freepik.com

Hal yang tidak kalah penting saat Anda berencana transformasi bisnis ke digital ialah mengikuti pelatihan terkait berbisnis online. Pelatihan ini akan sangat membantu Anda untuk lebih memahami strategi promosi dan cakap dalam berjualan secara online. Selain mendapatkan materi-materi yang bermanfaat, seringkali pelatihan juga membukakakn peluang yang lebih besar juga potensi membangun relasi dengan pembisnis lainnya. Anda bisa mendaftar ke pelatihan-pelatihan gratis yang disediakan Kemenkop UKM atau misalnya mengikuti pelatihan daring dari Google melalu program Gapura Digital. Dan masih banyak lagi pelatihan lainnya

2 thoughts on “Transformasi Bisnis ke Digital? Ini 5 hal yang Perlu Kamu Persiapkan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Open chat